7 Kesalahan Pemasaran Produk yang Biasanya Tidak Anda Sadari
March 27, 2017
8 Cara Kepo Kompetitor: Temukan, Saingi, dan Mainkan Bisnis yang Lebih Kompetitif!
April 6, 2017

Online shopping atau belanja online makin ke sini makin digemari. Banyak portal webstore, marketplace, atau social media yang digunakan sebagai sarana berjualan online. Sebagai pemilik bisnis dengan modal kecil, maupun yang akan merintis bisnis sendiri baik dengan modal kecil atau besar-besaran, pastilah kita nggak bisa nggak bersentuhan sama media online.

Kanefood kupas lagi soal keamanan buat pedagang online. Rasanya it’s so last year ya, ngmongin keamanan untuk jualan online. Tapi, era bisnis online yang nggak ada matinya, yang malah makin menggila ini bikin kita nggak boleh lupa sama yang fundamental. Hal mendasar ini bisa dijadikan pedoman sekaligus sebagai pengingat Anda untuk jualan online yang aman.

  1. Samakan Persepsi dalam Setiap Pesan yang Anda Sampaikan

Untuk mengiklankan produk atau jasa Anda, berikan informasi yang pada akhirnya apa yang Anda maksud, maknanya bisa sama dengan apa yang pelanggan Anda terima. Jika Anda berasumsi untuk sekreatif mungkin mengemas pesan, sehingga Anda tidak memberi informasi yang detail boleh-boleh saja. Tapi, berikan informasi yang jelas dan tidak membohongi. Sampaikan pesan dengan baik terkait bisnis maupun produk atau jasa Anda.

  1. Buat Sistematika Transaksi yang Aman dan Terpercaya

via blog.onmol.com

Dalam berbisnis online, transaksi adalah hal yang sangat dikhawatirkan. Ada dua pilihan dalam transaksi di jual beli online. Ada yang sistemnya transfer atau bisa juga ketemuan. Jika Anda memilih untuk bertemu, gunakanlah sistem Cash On Delivery (COD), ada barang ada uang, ada uang ada barang, dan pilihlah lokasi yang aman. Pastikan buyer akan ada di tempat tersebut sesuai perjanjian.

Lebih aman adalah sistem transfer, jadi buyer akan mengirim uang terlebih dahulu ke rekening baru Anda kirimkan produk atau jasa Anda. Ini adalah yang biasanya dikhawatirkan buyer, jadilah trusted seller kalau Anda ingin dipercaya.

Baca juga: Bisnis Itu Harus Saling Percaya 

  1. Berikan Garansi yang Sesuai dengan Produk atau Jasa yang Anda Tawarkan

Jika Anda ingin memberikan garansi, pastikan customer mengerti persyaratannya dengan baik. Agar tidak terjadi kesalahpahaman, batasi pula ruang lingkup garansi.  Jika produk atau jasa yang Anda kirim tidak memerlukan garansi, pastikan pula barang tersebut dikirim dengan kondisi yang baik. Bisnis atau jualan online sangat rawan penipuan, Anda bisa mendokumentasikan kondisi barang yang akan Anda kirim jika suatu saat terjadi hal yang tidak-tidak ketika sudah berada di tangan customer.

  1. Perhatikan Tata Cara Pengemasan dan Pengiriman

via digitalsmartblogger.blogspot.com

Sebelum Anda menyerahkan produk Anda ke tangan ekspedisi, pastikan Anda telah packing dengan aman. Posisikan diri Anda sebagai customer, paket yang bagus dan layak diterima adalah dengan packing rapi dan aman. Kemudian, carilah ekspedisi yang mampu mengirim produk atau jasa Anda hingga sampai ke alamat tujuan. Berikan customer pilihan dalam hal packing dan ekspedisi untuk meminimalisir risiko barang rusak.

Baca juga: 4 Tips Memilih Ekspedisi untuk Bisnis Online 

 

Pesimis selalu bilang kalau transaksi online, bisnis online, atau jual beli online ini nggak aman. Satu yang perlu Anda tanamkan baik-baik dalam benak adalah semua usaha pasti memiliki risiko. Kalau masih mikir jualan online itu nggak aman, bisa kok dicari solusinya biar aman.

Gimana? Hari gini masih takut buat jualan online? Ah, nggak deh!

 

Sumber:
Tabloidpengusaha.com

A.K

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat